Wide Water Floating Bodies

Sinopsis
Moelyono dikenal melalui karya-karyanya yang menyuarakan kaum terpinggirkan. Praktik seninya di Brumbun, Tulungagung, menjadi landasan gerakan seni sosialnya, yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah pasca-konflik. Jauh dari hiruk-pikuk pusat seni di Jakarta, Moelyono memilih untuk tetap tinggal di Tulungagung, dekat dengan komunitas yang menginspirasi karyanya. Dengan sapuan kuas yang berani dan kejujuran tanpa kompromi, lukisannya berfungsi sebagai kesaksian sekaligus protes—sebagai pengingat bahwa seni bukan sekadar soal keindahan, melainkan juga sarana untuk bertahan hidup dan melawan.
Kredit

Gembong Nusantara
Gembong Nusantara merupakan pembuat film dokumenter dan jurnalis visual yang berbasis di Jakarta. Karyanya menjembatani dunia jurnalisme foto dan sinema puitis. Ia menempuh pendidikan di bidang jurnalisme foto di Ateneo de Manila University dan mempelajari penceritaan visual tingkat lanjut di Danish School of Media and Journalism.

Charlie Meliala
Charlie Meliala merupakan produser dan komposer yang berdomisili di Indonesia. Pada 2013, ia turut mendirikan Bosan Berisik Lab. Ia juga mendirikan Ola Studio, sebuah studio yang bergerak di bidang komposisi musik untuk film dan pertunjukan, yang merupakan bagian dari Ola Composer Collective. Saat ini, Charlie aktif memproduksi musik bersama Saimara Records.

Nadya Anggawi
Lahir di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, pada 1997, Nadya Anggawi tumbuh besar di lingkungan yang dipenuhi tayangan film, dengan film-film India sebagai favorit keluarganya. Selama masa kuliahnya, ia aktif bergabung dengan komunitas film di kampus, tempat ia mulai membuat film pendek.



