Kompetisi Panjang Internasional

Juri

Farah Wardani

Farah Wardani adalah kurator seni independen, konsultan, dan produser program budaya, yang aktif sejak 2022. Ia merupakan anggota Dewan Pengurus Indonesian Visual Art Archive (IVAA) dan menjabat sebagai anggota Komite Ahli Museum SAKA, Bali. Ia juga tergabung dalam Komite Akuisisi National Gallery Singapore (2024–2027), kurator Program +E Ellipse Art Project di Biennale de Lyon (2024–2026), ketua program Museum Forward EUNIC Indonesia (2024–2025), dan kurator utama ARTJOG (2026–2028).

Krishna Sen

Krishna Sen FAHA adalah seorang profesor asal Australia dan pakar internasional dalam kajian media serta Indonesia kontemporer. Ia menjabat sebagai Ketua Perth Centre of PEN International, Professor Emerita di University of Western Australia, dan anggota Senat Murdoch University. Lahir di India dan menetap di Australia, ia mendedikasikan sebagian besar karier akademisnya untuk meneliti dan menulis tentang hubungan antara media dan politik di Indonesia. Fokus akademisnya terhadap isu sensor media, yang berkembang melalui penelitiannya tentang Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto, kini memperkuat perannya di PEN International, khususnya dalam mendukung para penulis yang dipenjara di seluruh dunia.

Ondřej Kamenický

Ondřej Kamenický adalah Direktur One World International Human Rights Film Festival. Festival ini diselenggarakan di Praha dan 56 kota dan daerah lain di Republik Ceko, menayangkan film dokumenter dan fiksi tentang hak asasi manusia, isu sosial, politik, lingkungan, dan media. Kegiatan festival meliputi sesi tanya jawab, debat panel, acara realitas virtual, proyek dampak sosial, pemutaran film untuk sekolah, dan East Doc Platform untuk industri film. One World mendistribusikan film, membantu festival baru, dan menyelenggarakan beberapa acara lanjutan festival di seluruh dunia.

Komite Seleksi

Patrick F. Campos

Patrick F. Campos adalah seorang akademisi film, kurator-programmer, dan profesor di University of the Philippines Film Institute. Dia adalah penulis buku The End of National Cinema and Scenes Reclaimed, editor utama jurnal Pelikula: A Journal of Philippine Cinema and Moving Image, dan programmer Tingin Film Festival di Manila. Program-program yang dia kurasi termasuk Inland Island (Asian Film Archive), Worlds We Are (Museum of Contemporary Art and Design), dan I Did It My Way (ArtsEquator).

Swann Dubus

Swann Dubus adalah sutradara dan produser dokumenter asal Prancis yang berbasis di Vietnam dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di Eropa, Afrika, dan Asia. Setelah menyelesaikan gelar Master of Literature, Swann meraih gelar PhD tentang keintiman dalam sinema di Paris Sorbonne-Nouvelle University pada 2006. Setahun kemudian, ia pindah ke Hanoi untuk bergabung dengan Varan Vietnam, sebuah rumah produksi yang didirikan dengan fokus utama mengembangkan dan membidani proyek-proyek dokumenter kreatif di Vietnam.

Varadila Nurdin

Varadila Nurdin adalah kurator, programmer film, dan spesialis pengembangan proyek dokumenter. Dia pernah menjabat sebagai direktur program Docs by the Sea, bekerja sama dengan In-Docs, Jakarta International Film Festival, Minikino, dan Erasmus Huis. Varadila telah menjadi anggota komite seleksi, pembicara panel, moderator, pelatih presentasi, dan juri untuk festival film internasional dan regional, termasuk Sheffield DocFest, Open City Documentary Festival, Nordisk Panorama Forum, Festival Film Dokumenter, dan Luang Prabang Film Festival.