Polish Documentary: Menengok Keluarga

SHARE

Setiap keluarga berbahagia dengan cara yang sama;

setiap keluarga yang tidak berbahagia,

tidak berbahagia dengan caranya masing-masing.”

-Leo Tolstoy

 

Keluarga bisa menjadi hubungan yang sulit, nyaman, membuat frustasi, dan indah dalam satu waktu. Hubungan ini tiba-tiba hadir sejak lahir atau semacam dipertemukan oleh takdir. Keluarga juga yang menjadi awal mula lahirnya kepribadian, cita-cita, ketakutan, dan cinta. Ketiganya bisa lahir berbarengan, satu persatu, atau bahkan menjadi tempat kelahiran dan kematian ketiganya secara bertahap maupun simultan. Personal yang universal, bukan?

Festival Film Dokumenter tahun ini menghadirkan sinema dokumenter Polandia lewat program “Polish Documentary” di mana akhir-akhir ini terjadi perubahan perhatian pembuat film dari cerita-cerita politik ke cerita-cerita keluarga. Tujuh film Polandia kami hadirkan untuk lebih jauh mengeksplorasi kemungkinan untuk membicarakan tema keluarga dalam kaitannya dengan konteks sosial yang lebih besar. Dalam ketujuh film ini, keterlibatan filmmaker menjadi satu catatan yang penting untuk diamati bagaimana mereka terlibat secara teknis dan dalam cerita. Penonton tidak diminta untuk memikirkan realitas yang diproyeksikan pada layar, namun untuk merasakan apa yang dilihat.

Melalui Father and Son (2013), Paweł Łoziński mengajak kita untuk merasakan pasang surut relasi dengan ayahnya yang rumit; diselimuti ketakutan dan tuntutan untuk menjadi sama. Three Conversations on Life (2016) merupakan rekaman percakapan Julia Staniszewskadan dan ibunya, ketika dilema iman terhadap agama dan pemanfaatan teknologi bayi tabung tak selesai-selesainya dipertentangkan. Secara dekat Zofia Kowalewska mengajak kita untuk mengunjungi kakek-neneknya melalui Close Ties (2016), bagaimana waktu bisa memengaruhi kesetiaan, kebiasaan, kejenuhan dan cinta dalam relasi kehidupan manusia.

Melalui bentuk animasi dokumenter, beberapa seniman Polandia pun membicarakan tema keluarga. Małgorzata Pakalska-Bosek melalui Two Elements (2014) dan Gibbon’s Island (2016), ia mengilustrasikan betapa melelahkan hubungannya dan sang suami dengan perannya sebagai istri dalam tradisi. Marcin Polodec meminjam perspektif Ayahnya dalam A Documentry Film (2013), sebuah upaya untuk menelisik kembali bagaimana jarak mereka menjadi perangkap kesepian masa tua ayahnya. The Son (1970) satu-satunya film animasi tua Polandia, di mana Ryszard Czekała dengan pendekatan dokumenter menceritakan hubungan anak dan orangtua yang tergerus urbanisasi.

 

Film dokumenter animasi dalam program Polish Documentary akan diputar pada 8 Desember 2018 pukul 16.30 WIB di Societet Militair TBY. Sedangkan, film dokumenter non-animasi dari porgram ini akan diputar di IFI-LIP Yogyakarta pada tanggal 9 Desember 2018 pukul 13.00 WIB. Agenda lengkap FFD 2018 bisa diperiksa di jadwal.

Close Menu