Ulsan Vulture

Sinopsis
Pada musim dingin 2025, anak burung nasar tiba di Ulsan dari Mongolia. Orang-orang memberi makan anak burung yang tak punya makanan, merawat yang terluka, dan mengembalikannya ke alam liar. Bagaimana burung nasar yang kehilangan habitatnya akibat perkembangan industri akan hidup di masa depan?
Jadwal
25 November 2025, 15:15 WIB
Pascasarjana ISIOrder Form
Log in agar pengisian ordermu lebih cepat dan mudah.
The ticket booking window for this film has closed. Please check other available showtimes.27 November 2025, 15:15 WIB
Langgeng Art FoundationOrder Form
Log in agar pengisian ordermu lebih cepat dan mudah.
The ticket booking window for this film has closed. Please check other available showtimes.
Kredit

SongSong (Park Seong-jin, Kim Eun-yeong)
Park Seong-jin/Kim Eun-young memulai perjalanan pembuatan filmnya dengan sebuah dokumenter yang mengeksplorasi hubungan pelik antara alam dan manusia. Dengan sepenuhnya mengendalikan penyutradaraan, sinematografi, dan suara, ia berupaya menciptakan film-film yang berakar pada keaslian dan kehadiran di lokasi.
Melalui kamera, mereka menangkap gerakan halus alam dan cerita yang terkandung di dalamnya, mengangkat pertanyaan sosial dan filosofis tentang cara manusia berinteraksi dengan alam. Karyanya berusaha untuk secara halus sekaligus mendalam memperkuat suara makhluk hidup dalam alam, dengan penekanan kuat pada rasa hormat dan pengamatan yang cermat.
Belakangan ini, mereka fokus pada “nilai kebebasan” yang ditemukan pada burung nasar yang hidup baik di alam liar maupun ruang perkotaan. Ulsan Vulture (2025) adalah film dokumenter pertamanya, menandai awal perjalanan kariernya sebagai pembuat film dokumenter. Ia berharap dapat terus menceritakan lebih banyak kisah melalui karya-karya mendatang yang mengeksplorasi persimpangan antara alam, kehidupan, dan hidup berdampingan.





