I LOVE YOU, I LEAVE YOU

Sinopsis
Moris merekam pengalamannya selama mengurus sahabatnya, Dino, yang kondisi mentalnya meluap-luap tiada henti, terutama saat dan setelah Ia manggung di Angola—tempat yang sudah 20 tahun tidak ia kunjungi. Sepanjang film, kita turut merasakan betapa repot merawat Dino dan betapa lega ketika musik hadir saat kita mulai gelisah menontonnya. (Wok The Rock)
Kredit

Moris Freiburghaus
Moris Freiburghaus (lahir 1989, Chur) mulai menempuh studi film di Universitas Seni Zurich (ZHdK) pada 2010 dan lulus pada 2015. Film pendeknya, PARADOX (2013), ditayangkan perdana di San Sebastian International Film Festival dan terpilih di berbagai festival nasional maupun internasional. Film pendek keduanya, SUMMERLOCH (2019), ditayangkan perdana di Visions du Réel di Nyon, kemudian diputar di Hot Docs di Kanada, dan berhasil memenangkan Zurich Film Prize pada tahun 2019. I LOVE YOU, I LEAVE YOU (2025) adalah film dokumenter panjang pertamanya. Film ini ditayangkan perdana di Zurich Film Festival dan meraih Golden Eye untuk Best Documentary Film, Audience Award, serta penghargaan khusus dari Swiss Film Critics.
