Kebersihan Sebagian dari Iman, Katanya

— Ulasan Film
FFD 2025

“Kebersihan sebagian dari iman.”

Pepatah dogmatis itu telah lama merasuk ke dalam tubuh dan pikiran manusia, menjadi hukum tak tertulis yang menata cara kita hidup sedemikian rupa. Dalam dokumenter arahan Thomas Fürhapter, obsesi itu menjelma menjadi sistem yang nyaris religius; iman terhadap kerapian, keteraturan, ketertiban, dan dunia (yang dicita-citakan) tanpa noda. Cleaning & Cleansing (2024) menatap bagaimana manusia menunduk di hadapan aparatus higienis yang diciptakannya sendiri, percaya bahwa setitik noda berarti dosa, bahwa yang kotor harus dihapus demi ketenangan batin dan ketertiban sosial. Kebersihan bukan sekadar laku praktik keseharian, melainkan dogma yang memurnikan sekaligus menyingkirkan. Menyingkirkan mereka yang dianggap kotor.

Secara sinematik, film ini pun tampak bersih kinclong; kamera statis, komposisi presisi, pencahayaan steril. Minim narasi verbal; kaya gestur visual yang rapi sekaligus membuat risih. Risih karena ada riak kesadaran akan kerja sistem higienisasi yang mendominasi. Tangan mengelap meja, cairan disemprotkan, mesin berdengung seperti litani modern. Fürhapter menjadikan kebersihan sebagai format sinematik yang menubuh, seolah film itu sendiri ingin dicuci dari makna. Di balik visual yang “bersih”, kita mendengar dengung getir: manusia membersihkan manusia; sisa-sisa noda yang ditimbulkan oleh aktivitasnya sendiri harus dihapus oleh tangan-tangan lain yang tak pernah disebut. Pekerjaan suci itu menyimpan keletihan yang nyaris religius—sebuah bentuk penebusan yang diulang tanpa akhir.

Pada akhirnya, Cleaning & Cleansing (2024) mengembalikan kita pada pertanyaan paling sederhana tapi paling mengguncang: kenapa semuanya perlu dibersihkan? Di bawah retorika higienitas, film ini menguak wajah peradaban yang mencuci tangannya bukan hanya dari kotoran, tapi dari rasa bersalah, dosa-dosa sejarah, dan kekerasan yang disapu rapi di balik kata “bersih” dan bahkan “suci”. Ia menunjukkan bahwa setiap tindakan pembersihan selalu menyisakan residu memori, tubuh, dan luka. Maka, di titik itulah film ini berdiri; antara utopia dan distopia, antara keinginan untuk steril dan ketakutan menjadi terlalu suci. Tapi, konon katanya, kebersihan sebagian dari iman, kan? (Hesty N. Tyas) (Ed. Vanis)

 

Detail Film
Cleaning & Cleansing
Thomas Fürhapter | 91 min | 2024 | Austria
Seleksi Resmi untuk program Utopia/Dystopia
Festival Film Dokumenter 2025