Terbuka di tab baru

Telusur Tutur

  • Minggu, 03 Nov 24, 15:00 WIB
  • Amphitheatre TBY

Estetika dalam film dokumenter tidak sekadar menjadi pilihan teknis atau artistik, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun jembatan antara rekaan realitas pembuatnya dengan interpretasi penikmatnya. Fungsi estetika sebagai medium yang mengartikulasikan ideologi dan keberpihakan pembuatnya menjadi elemen yang penting untuk ditinjau kemunculannya dalam film dokumenter Indonesia. Melalui pemeriksaan atas peran estetika, ruang refleksi terhadap dinamika antara bentuk dan isi semakin terbuka, menjadikan dokumenter bukan hanya rekaman atas kehidupan manusia, tetapi juga membingkai, menegosiasi, memaknai ulang, serta menantang kenyataan.

 

 

Bahasa pengantar
Bahasa Indonesia

Pembicara
Micko Boanerges (Pembuat Film)

Moderator
Dag S. Yngvesson (Akademisi, Pembuat Film)

Agenda lain

  • Lanskap 2

    Pemutaran kedua
    Q&A5 film
    • Why Must Be Concerned?
    • The Earthen Mother
    • Portrait of Tin’s Family
    • GECKO
    • Then, can this be called a documentary?
    Kamis, 26 Nov 26, 13:00 WIB(2h 9min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Multimedia
    Detail
    Lanskap 2
  • Lanskap 1

    Q&A4 film
    • Tanah Sabrang
    • Ina Lefa Ina Levo
    • Hikayatussistance
    • Erased from the Map
    Sabtu, 21 Nov 26, 13:00 WIB(2h 3min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Multimedia
    Detail
    Lanskap 1
  • Dream of Another Summer

    Pemutaran kedua
    Selasa, 24 Nov 26, 15:00 WIB(1h 10min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Multimedia
    Detail