Numakage Public Pool

Sinopsis
Selama lebih dari 50 tahun, Numakage, sebuah kompleks kolam renang publik yang dijuluki “lautan” di kota pedalaman Tokyo, telah menjadi tempat yang sangat dicintai oleh para lansia untuk menjaga kesehatan, fasilitas rekreasi bagi anak-anak dan keluarga, serta tempat berkumpul bagi laki-laki gay. Namun, rencana pengembangan kota memaksa kolam renang tersebut untuk dibongkar, mengabaikan protes banyak warga dan menimbulkan rasa kehilangan di komunitas. Dalam film ini, Shingo Ota mengeksplorasi sifat kesedihan dengan menggunakan lima proses psikologis penolakan, kemarahan, negosiasi, depresi, dan penerimaan, sebagaimana dianalisis oleh psikiater Kübler-Ross, dan mempertanyakan pentingnya kehilangan yang biasanya hanya dikaitkan dengan kematian manusia.
Jadwal
21 November 2025, 15:00 WIB
Langgeng Art FoundationOrder Form
Log in agar pengisian ordermu lebih cepat dan mudah.
The ticket booking window for this film has closed. Please check other available showtimes.
Kredit

Shingo Ota
Shingo Ota lahir di Nagano, Jepang, dan menempuh studi filsafat dan naratologi di Universitas Waseda. Film wisudanya, Graduation (2010), meraih penghargaan di Image Forum Festival. Film dokumenter fitur pertamanya, The End of the Special Time We Were Allowed (2013), terpilih untuk berpartisipasi dalam berbagai festival, termasuk Yamagata International Documentary Film Festival dan Taiwan International Documentary Film Festival, serta dirilis di 12 negara di seluruh dunia. Film fiksi fitur debutnya, Fragile (2014), terpilih di Tokyo International Film Festival dan Yubari International Fantastic Film Festival. Ia juga menyutradarai film dokumenter fitur Rockin’ ‘n’ Rollin’ on Welfare (2017), dan dengan film pendeknya At Kinosaki (2021) memenangkan Excellence Award di Yubari International Fantastic Film Festival.

Kyoko Takenaka
Kyoko pindah ke Prancis pada tahun 2011 dan menjadi aktor Jepang pertama yang diterima di jurusan akting di French National Academy of Dramatic Arts. Pada 2016, ia memperoleh sertifikasi aktor nasional Prancis. Berbasis di Paris, ia telah berpartisipasi dalam berbagai produksi, terutama di teater nasional dan publik Prancis. Sejak 2017, ia pun kembali aktif di Jepang. Selain berakting, ia mengadakan kuliah dan lokakarya yang membahas isu-isu pelecehan di lingkungan kreatif. Pada 2021, ia memperoleh sertifikasi pendidik teater nasional Prancis. Pertunjukannya termasuk The Questions of Fairy and Madama Butterfly, yang ditulis dan disutradarai oleh Satoko Ichihara. Ia ikut memproduksi, menulis, dan berperan dalam film At Kinosaki (Shingo Ota, 2021), yang memenangkan Excellence in Art Award di Yubari International Fantastic Film Festival 2022. Pada 2024, ia menulis naskah teater pertamanya, Care and Acting, yang dipentaskan di YAU CENTER. Karya yang ia sutradarai bersama Shingo Ota, The Last Geishas, akan dipentaskan di Paris sebagai bagian dari Festival d’Automne à Paris 2024.
Detail
2025 Doc Edge IFF | In Competition | Tides of Change
2025 Busan IFF | Official Selection | Wild Angle
Ulasan Terkait
Mereka Mengeringkan Kolam Kasih Kita
Baca artikelDi Saitama yang dikelilingi oleh daratan, terdapat sebuah kolam renang umum yang dengan sayang disebut “laut” oleh penduduk setempat. Kolam renang umum ini telah berdiri selama 52 tahun hingga akhirnya…




