Terbuka di tab baru

Last May in Theaters

Spektrum
202523 min17+
Last May in Theaters

Sinopsis

Jakarta dan Gwangju adalah dua kota penting yang memicu lahirnya demokrasi di Indonesia dan Korea Selatan, para diktator tumbang melalui kekuatan rakyat pada Mei 1998 dan 1980. Film ini menceritakan kehidupan sehari-hari dari dua staf tiket bioskop selama peristiwa Mei tersebut. Mereka tidak mengalaminya secara langsung atau turun ke jalan berhadapan dengan para tentara militer, tetapi cerita dan suara-suara yang mereka dengar terasa seperti sebuah film perang yang terus berputar tanpa akhir di benak mereka. Film ini juga disusun melalui fragmen-fragmen ingatan orang-orang yang pernah tinggal di sekitar Jakarta dan Gwangju, serta direpresentasikan melalui cuplikan arsip, potongan film, dan peristiwa sinematik penting yang terjadi di bulan yang sama.

Jadwal

FFD 2025
  • 21 November 2025, 15:30 WIB

    Pascasarjana ISI
  • 25 November 2025, 13:00 WIB

    Pascasarjana ISI

Kredit

Sutradara
  • Arief Budiman

    Arief Budiman merupakan seniman-pembuat film yang berdomisili di Yogyakarta, yang mengeksplorasi jejak-jejak suara, sejarah yang terdistorsi, realitas yang direkayasa, sinema desktop, film kolase, dan instalasi media. Karya-karyanya telah dipresentasikan di IFFR, VIFF, Visions du Réel, Images Festival, DMZ Docs, Internationale Kurzfilmtage Winterthur, SGIFF, EMAF, VIENNA SHORTS, Transmediale, dan Videotage.

Produser
  • Rugun Sirait

    Rugun Sirait adalah produser dan peneliti asal Indonesia yang berkarya dalam perlintasan dokumenter, sinema eksperimental, hingga antropologi media. Praktik kreatifnya dipengaruhi oleh minat jangka panjangnya terhadap budaya digital, memori kolektif, serta hubungan antara media, teknologi, dan kehidupan sehari-hari. Saat ini, ia sedang menempuh program doktor berbasis proyek di Amsterdam.

Detail

Negara ProduksiIndonesia, South Korea
ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta
Rumah ProduksiPiring Tirbing
Bahasa AsliIndonesian, Korean
TakarirEnglish
WarnaColor

Ulasan Terkait

  • Antara Gelap Bioskop dan Bara di Luar

    Apa yang kalian ingat ketika Titanic (James Cameron, 1997) tayang di Indonesia? Antrean panjang di depan bioskop? Isak tangis di akhir film? Atau sesuatu yang lain, yang retak di luar…

    Baca artikel
    Antara Gelap Bioskop dan Bara di Luar