Terbuka di tab baru

Freedom or Death (Riding the Tiger Ep. 2)

199260 min17+
Freedom or Death (Riding the Tiger Ep. 2)

Sinopsis

Indonesia memiliki salah satu populasi yang paling dimiliterisasi dan terorganisir di dunia. Sejak usia sangat muda, warga sipil Indonesia mengikuti pelatihan dalam berbagai bentuk kelompok pemuda, lembaga kemasyarakatan, dan sebagainya, yang semuanya terkait dengan pemerintahan militer. Dalam episode ini, kekuatan dan pengaruh militer ditelusuri kembali ke akar feodal Indonesia; ke gerakan perlawanan melawan penjajah Belanda; peran tentara Jepang dalam melatih orang-orang Indonesia; serta perlawanan bawah tanah pada akhir tahun 1940-an yang berhasil menggulingkan penjajah Inggris di negara ini, kemudian pemerintahan Belanda yang kembali berkuasa.

Kredit

Sutradara

    Curtis Levy

    Curtis Levy merupakan pembuat film independen asal Australia yang dokumenternya telah meraih berbagai penghargaan internasional. Karyanya mencakup televisi dan sinema, dengan fokus utama pada sejarah politik, hak asasi manusia, serta isu-isu sosial di Asia dan Australia. Film-filmnya tentang Indonesia antara lain High Noon in Jakarta, potret mendalam tentang Presiden Abdurrahman Wahid, dan Riding the Tiger, sebuah serial yang mengupas asal-usul pemerintahan otoriter. Beberapa karyanya yang lain adalah The President Versus David Hicks, Hephzibah, dan The White Monkey. Film-filmnya telah mendapat pengakuan di berbagai festival dan ajang penghargaan, termasuk Australian Film Institute Awards, International Documentary Festival Amsterdam, dan Chicago International Film Festival.

Detail

  • Negara ProduksiAustralia, Indonesia
  • Bahasa AsliEnglish, Indonesian, Javanese
  • TakarirEnglish
  • WarnaColor, Black & White
  • Rumah ProduksiOlsen Levy Productions

Partisipasi di Festival

Edisi | Program
  • 2026Retrospektif: Curtis Levy

Agenda

  • Freedom or Death (Riding the Tiger 2)

    Senin, 23 Nov 26, 15:30 WIB(55min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Audiovisual

Dalam program yang sama: Retrospektif: Curtis Levy