Terbuka di tab baru

Beyond Provenance

  • Kamis, 27 Nov 25, 13:00 WIB
  • Kedai Kebun Forum
Beyond Provenance

Beyond Provenance merupakan respons terhadap upaya pemerintah Belanda (2023) untuk mengembalikan sejumlah artefak yang dijarah dari Indonesia. Inisiatif transnasional ini mengeksplorasi bagaimana film dan kolaborasi dapat mengevaluasi kembali narasi seputar restitusi. Dengan menyoroti tiga artefak yang baru saja dikembalikan, masing-masing dengan sejarah dan fungsi yang beragam, duet seniman asal Indonesia dan Belanda berkolaborasi untuk setiap artefak. Tiga karya video yang menantang dan sangat kontras dilahirkan, yaitu mengenai Durga Mahisasuramardini (Dyantini Adeline [ID] dan Vladimir Vidanovski [MK]), Keris Klungkung (Taufiqurrahman Kifu [ID] dan Hattie Wade [UK]), dan Lombok Treasure (Kae Oktorina [ID] dan Christopher Tym [UK]). Proyek ini diinisiasi oleh wysiwyg Cinema (Den Haag, Belanda) dan Indeks (Bandung, Indonesia).

Sesi diskusi didahului dengan pemutaran film dalam kompilasi Beyond Provenance, yaitu Idak-Idak-Idak (Kae Oktorina, Christopher Tym; 2025), Sharp Objects (Taufiqurrahman Kifu, Hattie Wade; 2025), dan The Stone That Remembers (Dyantini Adeline, 2025).

 

 

Bahasa pengantar
Bahasa Indonesia

Pembicara
Rizki Lazuardi
Taufiqurrahman Kifu
Hattie Wade
Kae Oktorina

Moderator
Kurnia Yudha F.

Film diputar

Agenda lain

  • Kompetisi Pendek 2

    Q&A4 film
    • Maintain Speed and Heading
    • Offside
    • The Table
    • Tutu Teno: The Song for the Bees
    Senin, 23 Nov 26, 19:00 WIB(1h 37min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Multimedia
    Detail
    Short Competition 2
  • Kompetisi Pendek 3

    Q&A4 film
    • Landscape of Extractive Zone
    • Pink Lava
    • Chilapa Girl
    • never been there, never.
    Selasa, 24 Nov 26, 13:00 WIB(1h 52min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Concert Hall
    Detail
    Kompetisi Pendek 3
  • The Last Supper (Whisper)

    Q&A
    Minggu, 22 Nov 26, 19:00 WIB(1h 49min)
    Pascasarjana ISI Yogyakarta, Ruang Galeri
    Detail