The Red Egg

Lanskap
20254 minPG
The Red Egg

Sinopsis

Telur merah senantiasa hadir dalam kehidupan Ivonne—sebuah simbol kelahiran, keberlanjutan, dan siklus kehidupan itu sendiri. Melalui metode reflektif dan autoetnografi, ia mengolah arsip keluarga dari masa kecilnya dan menghubungkannya dengan dokumentasi perayaan ulang tahun ke-91 sang nenek. Dalam tradisi, telur merah merupakan doa bagi kebaikan di masa depan, tetapi bagi Ivonne, ia juga menjadi penanda waktu yang telah berlalu.

 

Sebagai perempuan Tionghoa-Indonesia berusia 32 tahun, Ivonne melihat telur merah lebih dari sekadar harapan. Telur merah menjadi pengingat akan kerentanan tubuh perempuan, tentang penuaan, dan kehilangan kemampuan untuk melahirkan. Ia menafsirkan kembali simbol yang diwarisi, mengaitkannya dengan pengalaman dan ruang liminalnya sebagai perempuan Tionghoa-Indonesia. Lewat telur merah, ia menelusuri batas antara tradisi, tubuh, dan waktu.

 

Jadwal

FFD 2025
  • 24 November 2025, 19:00 WIB

    Kedai Kebun Forum
    Q&A
  • 28 November 2025, 15:15 WIB

    Langgeng Art Foundation
    Q&A

Kredit

Sutradara & Produser
  • Ivonne Kani

    Ivonne Kani (lahir 1992) adalah pembuat film dan seniman visual asal Indonesia yang berkarya lintas medium dengan pendekatan autoetnografi. Melalui praktik seninya, Ivonne mengeksplorasi penciptaan lapisan makna yang membuka ruang dalam menafsirkan ulang perspektif yang telah mapan. Ivonne adalah peserta EFM DocToolbox 2025.

Detail

Negara ProduksiIndonesia
ProvinsiBanten
Rumah ProduksiKani Studio
Bahasa AsliIndonesian
TakarirEnglish
WarnaColor, Black & White

Ulasan Terkait

  • Duluan Mana, Ayam atau Telur?

    In the film The Red Egg (Ivonne Kani, 2025), the age-old question of chicken or egg serves as a compass for reading the tension between a family’s cultural tradition that…

    Baca artikel
    Duluan Mana, Ayam atau Telur?