Perishable Idol

Kompetisi Pendek
202419 min13+
Perishable Idol

Sinopsis

Saat langit biru bertemu dengan laut di sekitarnya, Hassan Al-Failakawy, seorang penduduk asli yang kini menjadi arkeolog, kembali ke pulau terpencil Failaka di lepas pantai Kuwait. Di antara kehancuran dan reruntuhan yang tersisa di pulau tersebut pasca Perang Teluk, Hassan dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan tentang kepulangan, pemulihan, dan rasa memiliki.

Jadwal

FFD 2025
  • 22 November 2025, 15:00 WIB

    Pascasarjana ISI
  • 25 November 2025, 19:00 WIB

    Langgeng Art Foundation

Kredit

Sutradara
  • Majid Al-Remaihi

    Majid Al-Remaihi adalah seniman dan sutradara peraih penghargaan asal Doha, Qatar. Film pendeknya, And Then They Burn the Sea (2021), menjadi film pertama Qatar yang diputar di Locarno pada tahun 2021, dan kemudian memenangkan penghargaan Best Short di Vienna Shorts. Saat ini, ia terdaftar sebagai mahasiswa di Le Fresnoy – Studio national des arts contemporains.

Produser
  • François Bonenfant

    Lahir di Brussels, François Bonenfant telah menangani bagian koordinasi pendidikan untuk sinema dan seni visual di Le Fresnoy (Studio Nasional Seni Kontemporer) sejak September 2010. Ia telah bekerja untuk festival film di Prancis dan luar negeri (Cinéma du réel, Côté Court, IndieLisboa, dll.).

Detail

Judul Asliسبات النخيل
Negara ProduksiFrance, Kuwait, Qatar
Rumah ProduksiLe Fresnoy, Studio National
Bahasa AsliArabic
TakarirEnglish
WarnaColor
Rekam Jejak Festival2025 CPH:DOX | NEW:VISION

Ulasan Terkait

  • Dicintai hingga Titik Kehancurannya

    “Aku mencintaimu seperti Ikaros mencintai matahari—terlalu dekat, dan terlalu dalam.” Kamu pasti sering melihat kutipan itu di internet, di antara lautan puisi cinta dan editan gadis murung. Perishable Idol (Majid…

    Baca artikel
    Dicintai hingga Titik Kehancurannya