Ep.10 Reality Sandwich: Jogja Chronicles

Perspektif
202521 min13+
Ep.10 Reality Sandwich: Jogja Chronicles

Sinopsis

Di Yogyakarta, Wok the Rock memanggil, “Reality Sandwich!”, sebuah isyarat yang diam-diam memicu serangkaian peristiwa. Empat orang datang ke sebuah meja yang berisi empat perangkat rekaman tua: sebuah iPhone, MacBook, kamera aksi (action cam), dan camcorder. Masing-masing mengambil satu, lalu memulai perjalanan untuk menjawab pertanyaan: Apa itu reality sandwich?

 

Dengan iPhone, Vandy menyusuri pusat kota dan berbincang dengan orang asing tentang pejalan kaki, politik, dan kehadiran. Arief menggunakan MacBook untuk merenungkan penulis-penulis Korea sambil melakukan panggilan video dengan orang asing dari dalam sebuah gua. Eris membawa kamera aksi berkeliling mencari semangkuk mi dan sebuah candi. Amal, dengan camcorder, menuju pantai sambil mengenang seorang teman yang baru saja meninggal. Rekaman-rekaman mereka membentuk potret yang bermain-main tetapi kontemplatif—fragmen bawah sadar kolektif Yogyakarta yang terlihat melalui mata-mata pinjaman.

Jadwal

FFD 2025
  • 21 November 2025, 13:00 WIB

    Pascasarjana ISI
    Q&A
  • 28 November 2025, 15:30 WIB

    Kedai Kebun Forum

Kredit

Sutradara & Produser
  • Ho Bin Kim

    Ho Bin Kim (lahir 1996), seniman dan pembuat film. Karyanya pernah dipamerkan di 15th Gwangju Biennale Paviliun Jerman, 2nd Seoul Art&Tech, 7th Bangkok Experimental Film Festival, Koganecho Bazaar, dan Julia Stoschek Foundation Screening.

Detail

Negara ProduksiIndonesia
Bahasa AsliAmerican English, Indonesian, Javanese
TakarirEnglish
WarnaColor

Ulasan Terkait

  • Satu Kota, Empat Mata: Siapa Menatap Siapa?

    Awalnya, kupikir “sandwich” dalam judul film ini akan merujuk pada generasi sandwich yang menjadi poros ekonomi bagi diri beserta keluarga besarnya. Namun, dugaanku agak keliru rupanya. “Sandwich” yang dimaksud dalam…

    Baca artikel
    Satu Kota, Empat Mata: Siapa Menatap Siapa?