Lokakarya Kritik Film

FFD 2019

Produksi dan distribusi film adalah dua elemen yang mampu menjaga iklim sinema tetap hangat – namun hal ini saja belum cukup. Elemen yang dibutuhkan sinema saat ini adalah literasi film – khususnya pada pengembangan kapasitas apresiasi film. Penting bagi lebih banyak orang untuk belajar berpikir kritis tentang presentasi audiovisual yang mereka konsumsi setiap saat. Menanggapi ekosistem film yang semakin berkembang ini, Festival Film Dokumenter (FFD) menginisiasi Lokakarya Kritik Film pada tahun 2017.

Pada edisi pertama, bekerja sama dengan Cinema Poetica, kami membuka pendaftaran bagi warga negara Indonesia. Pada tahun 2018, bekerja sama dengan Yamagata International Documentary Film Festival (YIDFF),  kami membuka pendaftaran bagi warga Asia Tenggara dan Jepang. Di edisi ketiga pada tahun 2019, Lokakarya Kritik Film FFD akan membuka pendaftaran bagi kritikus-kritikus film berbakat di Indonesia.

Lokakarya Kritik Film FFD yang akan digelar selama 6 hari selama rangkaian festival merupakan kelas yang menyediakan pelatihan dalam kerangka kritis dan praktik penulisan tajam tentang film dokumenter, seraya menawarkan suasana sebuah festival film internasional. Peserta akan menghadiri pemutaran film selama festival untuk menulis tentang film dan mendiskusikannya bersama mentor dan sesama peserta. Selain itu, peserta akan memiliki kesempatan untuk menghadiri Public Lecture dan DocTalk yang diselenggarakan oleh FFD, yang fokus pada isu-isu kontemporer tentang perkembangan dokumenter dan festival film di Asia Tenggara, maupun seluruh dunia.

Tugas akhir dari dari para peserta lokakarya ini akan diterbitkan dalam versi buku digital oleh FFD.

Mentor

FFD 2019 - Mentor Kelas Kritik - Adrian Jonathan Pasaribu

Adrian Jonathan Pasaribu

Salah satu pendiri Cinema Poetica, seorang kritikus film, penulis, pemrogram film, dan jurnalis. Alumni Berlinale Talents pada tahun 2013 dan juga mengembangkan beberapa program film untuk beberapa ruang pemutaran dan festival film, seperti Festival Film Dokumenter, Jogja-NETPAC Asian Film Festival, ARKIPEL International Documentary & Experimental Film Festival, dan Singapore International Film Festival.

FFD 2019 - Mentor Kelas Kritik - Reksa Santana

Reksa Santana

Menulis untuk Cinema Poetica sejak 2013. Sempat menjadi editor rubrik film di Jurnal Ruang dan juru program pemutaran film di Bentara Budaya Jakarta. Sekarang bekerja di Kepustakaan Populer Gramedia sebagai editor buku.

Kode Etik

Peserta yang terpilih wajib menghormati batas-batas personal sesama peserta, tim penyelenggara, dam tamu festival demi terciptanya suasana belajar yang rukun dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat. Forum Film Dokumenter dan para mitra berkomitmen untuk menyelenggarakan Festival Film Dokumenter (FFD) 2019 yang bebas dari pelecehan, diskriminasi, seksisme, dan perilaku yang mengancam dan tidak menyenangkan. Bila Anda mengalami atau menyaksikan kejadian yang Anda anggap sebagai pelecehan atau perilaku yang tidak pantas selama FFD 2019, mohon laporkan kepada anggota staff Festival Film Dokumenter atau menghubungi Ayu Diah Cempaka (Direktur Program) melalui [email protected].

Pernyataan Anti Fraud

Forum Film Dokumenter juga menerapkan kebijakan antikorupsi. Kami tidak mentolerir anggota staf yang meminta hadiah dalam bentuk uang maupun barang dari peserta, tamu, serta mitra festival atas layanan dan pekerjaan yang kami berikan di Festival Film Dokumenter 2019. Apabila Anda menemukan adanya pelanggaran, mohon laporkan kepada Ayu Diah Cempaka (Direktur Program) melalui [email protected].

Ketentuan Pendaftaran

  1. Pendaftar adalah Warga Negara Indonesia berusia 18-30 tahun.
  2. Pendaftar wajib melakukan pendaftaran secara online di website FFD dengan melampirkan scan/foto identitas dan foto diri.
  3. Pendaftar wajib menyertakan biografi singkat dengan penekanan pada pengalaman menulis dan keterlibatan dengan film dan atau sinema dan 1 (satu) esai dengan tema “Mengapa Saya Ingin Menulis tentang Film Dokumenter”.
  4. Pendaftar wajib menyertakan 2 (dua) contoh tulisan tentang film; dapat berupa esai, resensi, liputan, wawancara, catatan, renungan, dan sebagainya.
  5. Contoh tulisan yang dikirim tidak harus dipublikasikan terlebih dahulu di media manapun. Jika tulisan sudah pernah dimuat oleh media, mohon cantumkan tanggal dan media publikasi terkait.
  6. Pendaftaran dibuka pada 17 Oktober sampai 30 Oktober 2019 pukul 23.59 WIB.
  7. Program “Lokakarya Kritik Film FFD 2019” terbuka maksimal untuk 8 (delapan) peserta. Hasil seleksi akan diberitahukan melalui surat elektronik kepada seluruh pendaftar pada awal November 2019.
  8. Peserta yang lolos akan diumumkan di website FFD pada awal November.
  9. Pendaftar yang lolos seleksi wajib mengikuti “Lokakarya Kritik Film FFD 2019” secara penuh, pada tanggal 1-6 Desember 2019.
  10. Kegiatan lokakarya ini tidak memungut biaya pendaftaran dari peserta.
  11. Panitia menyiapkan penginapan untuk peserta selama berlangsungnya program Lokakarya Kritik Film FFD 2019. Untuk transportasi ke tempat lokakarya dan kebutuhan lainnya adalah tanggung jawab masing-masing peserta.
  12. Pertanyaan lebih lanjut dapat ditanyakan melalui [email protected]

Mitra

Cinema Poetica
Close Menu