Circle FFD 2021

Le Mois du Film Documentaire

Thematic Cycle: Our Uncertain Wars

Perang menjadi bagian dari kelahiran sinema, dan sejarah direkam serta dihadirkan sebagai memori melalui berbagai medium, salah satunya film. Pengolahan imaji dalam film secara kreatif dapat mengkontekstualkan ruang dan waktu untuk menghadirkan fakta, ingatan, serta imaji masa lalu melalui pendekatan tertentu. 

Imaji perang dan sejarah yang dinarasikan lewat penggunaan arsip suara, teks, dan gambar dapat dianalogikan sebagai proses bahwa sebuah imaji dalam film tidak lahir dari ruang hampa. Film-film pada program ini memunculkan respon pembuatnya yang digerakkan oleh pengalaman dan cara pandang mereka. Tidak hanya sekedar gagasan yang menghadirkan parafrase mengenai situasi perang atau konflik yang tidak pasti, tetapi juga pendekatan berbeda dan bagaimana relasi imaji serta memori diperlakukan untuk melacak masa lalu. Tahun ini mengingatkan kita pada 60 tahun konflik di Aljazair yang muncul sejak 19 Maret 1962. Ini merupakan kesempatan kita menilik konflik-konflik yang ada pada abad ke-20. 

200.000 fantômes menjadi sebuah meditasi eksperimental untuk mengartikulasikan konflik melalui gambar fotografis dengan segala perubahan yang terjadi dalam kurun waktu lebih dari 90 tahun. Film ini merekam perkembangan bekas pusat bisnis Jepang yang dibangun pada tahun 1915, sebuah kubah yang menjadi simbol kehancuran Hiroshima oleh bom atom Amerika pada tahun 1945 dan merupakan satu-satunya bangunan yang tetap berdiri di sekitar ledakan. Di rentang waktu lain, kita melintasi kisah dalam segala hal melalui Irradiés yang menggunakan pendekatan cerita, kata-kata, dan footage tentang situasi konflik di Kamboja saat itu yang menggugah mata dan perasaan, dengan menyandingkan gambar dari pertemuan dan kesaksian hibakusha (korban pengeboman) yang mengingatkan masa lalu dan apa yang telah terjadi. Kebersituasian ini membawa kita pada pengalaman yang mendalam lewat pendekatan berbeda untuk memahami telusur situasinya. Pada situasi yang lain di 143 Rue du Desert, sebuah jalan utama Aljazair, potret seorang wanita eksentrik yang menyadari konstruksi sinematik karakternya digambarkan melalui situasi dinamis yang mengungkapkan fragmen baru dari ruang minuscule

Fotografi sebagai konsep dalam tiga film tersebut mendukung gagasan signifikan memandang peristiwa dan rentang waktu. Pembingkaian tersebut terkadang membawa kita pada karya sinematik Werckmeister Harmonies oleh Béla Tarr’s yang membawa melankolis perlawanan di mana bidikan melalui bingkai tertentu memberi kesan situasi yang penuh misteri dan stabilitas. 

Thematic Cycle: Our Uncertain Wars merupakan program kemitraan antara Forum Film Dokumenter & Le Mois du Film Documentaire yang didukung oleh Institut Français d’indonésie (IFI Indonesia).

Pengelola program: Alia Damaihati

2019  —
  104 min  —
  15+
Hassen Ferhani

Potret Malika, seorang wanita tua yang menjalankan warung peristirahatan di sisi jalan raya utama Aljazair.

2007  —
  11 min  —
  15+
Jean-Gabriel Periot

Film pendek luar biasa yang menampilkan serangkaian foto hitam putih dan berwarna dari pameran komersial prefektur Hiroshima, sebelum dan sesudah ledakan.

2020  —
  88 min  —
  21+
Rithy Panh

Sebuah film ekstrim yang diperlukan menembus mata dan hati dengan kekuatan yang pantang menyerah.