DocTalk FFD 2020, Sesi Editing Kreatif
Doctalk

Rangkaian Produksi Dokumenter | Editing Kreatif

Tanggal
30 November 2020
Pukul
19.00 - 21.00 WIB

Rangkaian sesi DocTalk ini mewadahi para pembuat film muda untuk mengeksplorasi pengetahuan dan pengalaman kreatif dari pembuat film dokumenter Asia Tenggara dan pembuat film profesional maupun komunitas film di Indonesia. Dalam setiap sesinya, dua orang pembicara dan seorang moderator di bidang profesi yang sama akan berbagi pengalaman produksinya, baik secara profesional maupun bersama komunitas filmnya dalam seri DocTalk “Rangkaian Produksi Dokumenter” yang terbagi ke dalam tiga sesi, yakni penceritaan kreatif, produksi secara kreatif, dan editing kreatif.

Dilatarbelakangi oleh sedikitnya animo pembuat film muda terhadap produksi film dokumenter, seri DocTalk ini bertujuan untuk menawarkan perspektif kreatif di luar persepsi umum terkait film dokumenter konvensional yang didominasi tema-tema aktivisme sosial dengan pendekatan ekspositori. Kejelian para pembuat dokumenter pemula terhadap isu dan fenomena berbanding terbalik dengan ragam dan kekayaan tematik di Indonesia. Komunitas, asosiasi, dan mahasiswa film telah tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Namun demikian, “pemain” dalam film dokumenter masih segelintir, demikian pula dengan kreativitas dalam bertutur dan keragaman bentuk film dokumenter Indonesia yang tidak selalu menghadirkan kebaruan.

Seri diskusi ini mencoba membangun konstruksi para pembuat film muda dengan perspektif film dokumenter yang lebih beragam secara sederhana, yakni dari tahapan produksinya. Sesi pertama DocTalk ini akan membahas bagaimana realitas dalam film dokumenter dikemas dalam metode penceritaan kreatif. Sesi kedua melanjutkan bagaimana cerita tersebut menjadi penting dalam konteks yang lebih luas, sehingga dukungan dan dampak terhadap tawaran kreatif dapat diakomodir dalam nilai produksi film dokumenter. Sesi ketiga terkait bagaimana cerita dikonstruksi dalam susunan editing kreatif dokumenter di mana istilah “sutradara kedua” lazim dikenal.

Pembicara
Ernest
Ernest Hariyanto

Ernest Hariyanto adalah produser, penulis dan editor film dokumenter Internasional dan Indonesia. Produksi yang pernah dia garap antara lain adalah film dokumenter panjang Jalanan (Indonesia, 2013) yang memenangkan penghargaan dokumenter terbaik Busan International Film Festival 2013 dan dokumenter terbaik Melbourne International Film Festival 2014. Film dokumenter panjang Laya Project (India, 2007) memenangkan berbagai penghargaan Internasional dan Let Elephants be Elephants (Singapore, 2014) ditayangkan secara luas melalui National Geographic Channel.

Greg Arya
Greg Arya

Editor asal Yogyakarta, aktif mengajar di ISI Yogyakarta dan JFA. Tahun 2012 mengikuti program Summer School di International Documentary Film Festival Amsterdam (IDFA) untuk menyelesaikan dokumenter panjang pertamanya yang berjudul Denok & Gareng. Terpilih sebagai perwakilan editor dari Indonesia untuk mengikuti program editing di Berlinale Talents (2015). Tahun 2018 mengikuti program Yamagata Documentary Dojo di Jepang untuk menyelesaikan film dokumenter panjang yang menjadi nominasi FFI 2020 yang berjudul Between The Devil and The Deep Blue Sea.

Moderator
Anita Reza Zein

Direktur Festival Film Dokumenter 2020