Public Lecture FFD 2020
Public Lecture

Public Lecture: Lanskap Dokumenter Indonesia

Tanggal
4 Desember 2020
Pukul
19.00 - 21.00 WIB

Tidak banyak publikasi terkait dokumenter di Indonesia. Meski telah lama digunakan sebagai media pergerakan dan pemberdayaan, sepertinya hanya segelintir peneliti yang tertarik dengan kajian dokumenter. Adalah Budi Irawanto, seorang Associate Professor di Jurusan Komunikasi, Universitas Gadjah Mada, akademisi yang sudah beberapa tahun ini meneliti perkembangan, dampak, hingga estetika dokumenter Indonesia. Sebelumnya, setelah menulis buku Film, Ideologi, dan Militer: Hegemoni Militer dalam Sinema Indonesia, ia pernah mempublikasikan penelitiannya dengan tajuk “Ketahanan Sosial Pada Pemuda Penyelenggara Festival Film Dokumenter 2015”. Ia berargumen bahwa FFD mampu membangun ketahanan sosial melalui berbagai peran: menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu yang ada di sekelilingnya, memberikan pembelajaran, dan mempertemukan berbagai pihak dalam Festival, sehingga membuka ruang partisipatoris sebagai gerakan komunitas di masyarakat yang mengarah pada civil society. Baru-baru ini, saat ia dihubungi untuk bertukar pikiran, Mas Budi, begitu kami biasa menyapanya sedang dalam tahap akhir penulisan draft buku yang disusunnya dengan judul Lanskap Kontemporer Dokumenter Indonesia: Komunitas, Festival dan Ragam Sinematik. Semesta mendukung, ujarnya. Maka kami, sebagai festival yang percaya bahwa ruang pertemuan ini sebagai bekal ketahanan sosial pun mengundangnya untuk berbagi.

Dalam tesis doktoralnya, Budi Irawanto berargumen bahwa “kedatangan masyarakat demokratis” lewat film-film dan komunitas film independen yang ditelitinya belum terwujud. Namun demikian, demokratisasi tetap hadir di tengah meningkatnya kekuatan moral konservatif, perpecahan sosial, dan keputusasaan rezim yang otoritatif. Kami pun menjaga semangat itu dengan mengajaknya untuk menantang argumen tersebut lewat temuan barunya.

Public Lecture kali ini akan membahas Lanskap Dokumenter Indonesia mulai dari lintasan historisnya, geliat komunitas perfilmannya, aktivitas festivalnya, ragam sinematik hingga dampak film dokumenter terhadap perubahan sosial. Kami pun mengundang Budi Irawanto untuk menanggapi isu pandemi dan film dokumenter. Terutama terkait siasat dan praktik dari kerja kolaboratif dan pengetahuan kolektif yang dikonstruksi oleh inisiatif Rekam Pandemi.

Pembicara
Budi Irawanto

Seorang Associate Professor di Jurusan Komunikasi, Universitas Gadjah Mada. Akademisi yang sudah beberapa tahun ini meneliti perkembangan, dampak, hingga estetika dokumenter Indonesia. Sebelumnya, setelah menulis buku Film, Ideologi, dan Militer: Hegemoni Militer dalam Sinema Indonesia, ia pernah mempublikasikan penelitiannya dengan tajuk “Ketahanan Sosial Pada Pemuda Penyelenggara Festival Film Dokumenter 2015”. Ia kini sedang dalam tahap akhir penulisan draft buku yang disusunnya dengan judul “Lanskap Kontemporer Dokumenter Indonesia: Komunitas, Festival dan Ragam Sinematik”.

Moderator
Lulu Ratna
Lulu Ratna

Pegiat Film