DocTalk FFD 2020, Co-producing Documentary Project
Doctalk

Co-producing Documentary Project

Tanggal
2 Desember 2020
Pukul
19.00 - 21.00 WIB

Produksi film dokumenter tidaklah sederhana untuk dijalankan. Butuh komitmen yang besar, waktu yang panjang, dan tentu biaya yang tidak sedikit dalam menyelesaikan sebuah film dokumenter, terutama dalam durasi panjang. Tidak banyak pembuat film dokumenter bertahan hidup dari hanya membuat film dokumenter. Investasi emosional dan material pun seringkali menjadi modal mutlak sebuah produksi dokumenter. Namun demikian, adanya peluang kolaborasi lewat co-production (produksi bersama) sedikit banyak mewarnai dinamika produksi dokumenter.

Co-production (produksi bersama) adalah usaha patungan antara dua atau lebih perusahaan produksi yang berbeda untuk tujuan produksi film, produksi televisi, pengembangan konsep, dan sebagainya. Dalam kasus co-production internasional, biasanya dua hingga tiga perusahaan produksi dari negara yang berbeda akan bekerja bersama-sama. Co-production juga mengacu pada beragam layanan produksi yang ditawarkan secara sebagian maupun keseluruhan. Misalnya sebuah perusahaan akan bertanggung jawab pada proses produksi dan perusahaan lain akan menanggung biaya pascaproduksi. Kolaborasi co-producing ini merupakan peluang bagi pembuat film untuk memperpanjang napas produksinya sekaligus tantangan untuk bekerja sama dalam sebuah produksi dengan beragam kompleksitasnya.

Sesi DocTalk Co-producing Documentary Project ini akan mengeksplorasi pengetahuan terkait apa dan bagaimana co-producing, aturan main, tantangan, dan peluang hingga mempertanyakan kembali mengapa co-producing penting untuk dilakukan.

Pembicara
Armi Rae Cacanindin
Armi Rae

Armi Rae adalah produser asal Filipina yang berhasil memperoleh pendanaan dari IDFA Bertha Fund, Aide aux Cinéma du Monde, World Cinema Fund, Sundance Film Institute, dan Doha Film Institute untuk film-filmnya. Salah satu film yang diproduserinya adalah Aswang, sebuah dokumenter tentang perang terhadap narkoba di Filipina yang disutradarai oleh Alyx Arumpac. Film tersebut baru saja memenangkan International Critic’s Prize (Fipresci) di IDFA 2019 dan White Goose Award dari DMZ Docs. Aswang adalah film produksi bersama antara Filipina, Prancis, Jerman, Norwegia, dan Qatar.

Varadila Daood

Varadila adalah Manajer Program pada In-Docs, sebuah lembaga berbasis di Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang suportif terhadap film dokumenter Asia Tenggara, dengan mengadakan lab pengembangan dan forum pitching dokumenter. Sejak 2014, ia mengawal berbagai program yang mampu menetaskan talenta dan proyek dokumenter baru. Vara bersemangat untuk menjembatani film dokumenter Asia Tenggara dengan industri internasional dan pemangku kepentingan multisektor di kawasan ini dan sekitarnya. Sebelumnya, Vara sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam pemrograman festival dan manajemen festival film.

Moderator
Juri Dokumenter Pendek FFD 2020, Alexander Matius
Alexander Matius
Film Programmer