Dokumenter Pendek

  • 8 film

KOMPETISI

Program Kompetisi merupakan salah satu program utama dari perhelatan Festival Film Dokumenter (FFD). Program ini didedikasikan untuk mempresentasikan film-film yang mampu menangkap isu-isu aktual di sekitar kita, serta mampu memberikan perspektif yang kritis terhadap isu-isu tersebut.

Tahun ini kami menerima total 286 film pendaftar, yang kemudian kami seleksi hingga terpilih 26 film dokumenter. Film-film dokumenter pilihan tersebut kemudian dibagi sesuai dengan kategorinya; kategori film dokumenter Panjang Indonesia, kategori film dokumenter Panjang Internasional, kategori film dokumenter Pendek, dan kategori film dokumenter Pelajar.

Kami akan membagikan empat penghargaan utama untuk masing-masing kategori, yaitu Film Dokumenter Terbaik. Malam Penganugerahan Penghargaan akan diadakan tanggal 7 Desember 2019, bersamaan dengan acara FFD 2019.

Juri

Juri FFD 2019 - Jesse Cumming

Jesse Cumming

Jesse Cumming merupakan seorang kurator film dan penulis yang tinggal di Toronto. Ia telah mengkurasi serta mempresentasikan beberapa program The Museum of Modern Art, The Montreal Museum of Fine Arts, Collectif Jeune Cinéma, the Volksbühne Berlin, dan sebagainya. Cummings bekerja sebagai Programming Associate untuk program Wavelengths di Toronto International Film Festival sejak tahun 2016. Pada tahun yang sama, ia mempelopori dan mengembangkan program Vertical Features, sebuah wadah yang didedikasikan bagi film-film dan video-video dokumenter eksperimental. Karya tulis yang ia hasilkan telah dipublikasikan di Cinema Scope, The Brooklyn Rail, MUBI Notebook, Filmmaker Magazine, Hyperallergic, Canadian Art, dan lain-lain.

Juri FFD 2019 - Tonny Trimarsanto

Tonny Trimarsanto

Tonny Trimarsanto, adalah seorang sutradara film dokumenter Indonesia. Filmnya telah meraih penghargaan d beberapa festival film baik nasional maupun internasional. Ia mengajar di Pascasarjana ISI Surakarta.

Juri FFD 2019 - Wisnu Prasetya

Wisnu Prasetya

Wisnu Prasetya Utomo banyak menulis dan meneliti isu-isu seputar media dan jurnalisme. Saat ini bekerja sebagai peneliti media di Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM).

FILM
More Than Work
More Than Work
Luviana Ariyanti
38 min.
Luar Biasa
Luar Biasa
Erika Dyah Muftiarini
16 min.
Irama Betawi
Irama Betawi
Ibrahim Hanif
16 min.
Perempuan Tana Humba
Perempuan Tana Humba
Lasja F. Susatyo
31 min.
Sujud
Sujud
Pahlawan Bimantara
10 min.
Diary of Cattle
Diary of Cattle
Lidia Afrilita
,
David Darmadi
18 min.
A Daughter’s Memory
A Daughter’s Memory
Kartika Pratiwi
10 min.
Cipto Rupo
Cipto Rupo
Catur Panggih Raharjo
37 min.
Close Menu