LOKAKARYA KRITIK FILM FFD 2017

Festival Film Dokumenter
Cinema Poetica

Setelah lima belas tahun hadir dengan menyajikan ribuan film lebih bagi para penikmat film di Indonesia, Festival Film Dokumenter (FFD) Yogyakarta pada tahun ke-16 hendak memperluas rentang kegiatannya. Pasalnya, iklim perfilman yang sehat tidak hanya ditopang oleh kehadiran produksi serta distribusi film yang berkelanjutan. Salah satu kebutuhan perfilman kita saat ini adalah literasi film, terutama bagi pengembangan kapasitas pegiat apresiasi film. Perlu semakin banyak orang untuk mengamati dan mengkaji sajian audiovisual yang hadir dalam keseharian kita. Kritik tanpa produksi adalah angan-angan, produksi tanpa kritik adalah kelaliman. Keduanya harus tumbuh seiring dan sejajar.

Berangkat dari pembacaan ini, FFD bekerjasama dengan Cinema Poetica membuka sebuah program bertajuk Lokakarya Kritik Film FFD 2017, sebuah ruang belajar bersama yang akan diadakan secara intensif. Melalui pendaftaran yang dibuka mulai 25 Oktober hingga 10 November 2017, kami menerima 40 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia, dengan pengetahuan film dan penulisan yang beragam.

Selama tahap seleksi administrasi, tim fasilitator menemukan beberapa peserta yang sudah memiliki kemampuan menulis kritik film yang matang, sehingga dirasa tidak perlu disertakan lagi dalam lokakarya ini. Sebabnya, lokakarya ini bukanlah ajang kompetisi untuk mencari peserta terbaik, melainkan klub belajar bagi mereka yang memiliki ketertarikan dengan kritik film dan minimal memahami kaidah menulis yang baik, namun masih perlu memperdalam teknik menulis kritik serta wawasan filmnya.

Berdasarkan kriteria tersebut , kami telah memilih 8 peserta untuk bergabung dalam lokakarya ini selama 5 hari penuh, 10-14 Desember 2017 di Yogyakarta. Tulisan yang dihasilkan dalam lokakarya ini akan dimuat di situs Cinema Poetica dan FFD.

Peserta terpilih
ARI BAGUS PANUNTUN (Yogyakarta, 23 tahun)
CATRA NANDIWARDHANA (Jakarta, 26 tahun)
INNAS TSUROIYA (Yogyakarta, 20 tahun)
MUHAMMAD IQBAL (Bandung, 21 tahun)
OLEN SADDHA (Solo, 21 tahun)
PUTRI YUNI UTAMI  (Yogyakarta, 26 tahun)
RENO SURYA (Surabaya, 21 tahun)
RIDHO FASABILAH (Sumbawa, 20 tahun)

Fasilitator
Adrian Jonathan Pasaribu (Cinema Poetica)
Ayu Diah Cempaka (FFD Yogyakarta)
Oktaria Asmarani (FFD Yogyakarta)

Pemateri Tamu
Akbar Yumni (Forum Lenteng)
Thomas Barker (Film scholar, University of Nottingham Malaysia)

 

Selamat untuk kawan-kawan yang terpilih. Bagi yang nama-namanya tidak tercantum, jangan berkecil hati dan jangan berhenti menulis. Akan ada banyak kesempatan serupa di hari depan. Kritik, literasi, dan apresiasi film merupakan komitmen jangka panjang Cinema Poetica maupun FFD.

Sampai jumpa di Yogyakarta!

f6f9c7c18d1f4f9bea645d8fd918d85cccccccccccc