Penjurian Dokumenter Pelajar dan Keresahan yang Dielaborasikan secara Elok

Proses Penjurian Dokumenter Pelajar

Rangkaian penjurian kompetisi Festival Film Dokumenter  15 telah usai seiring dengan terselenggaranya proses penilaian kategori Dokumenter Pelajar Jumat (9/12) lalu. Dari 11 film submisi, terpilih 6 film yang didaulat menjadi finalis di kategori ini: 1880 mdpl, Arang Bathok, Galian C, Setitik Asa Dari Kita, Waktu Makan, serta Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!.

Sama seperti dua kategori lainnya, proses penjurian Dokumenter Pelajar kembali digelar di gedung Dreamlight World Media, Ngupasan, Yogyakarta. Tahun ini, St. Kartono (Guru dan penulis buku) kembali dipercaya menjadi juri Dokumenter Pelajar didampingi dua juri lainnya: B.W. Purba Negara (Sutradara), dan Thong Kay-Wee (Outreach Executive Asian Film Archive).

Proses penjurian diawali dengan sesi screening film-film finalis yang dimulai pada pukul 09.30 dan berakhir pukul 11.30. Tanpa mengambil jeda, tim juri langsung masuk ke tahap diskusi untuk menentukan siapa yang layak menjadi pemenang kategori Dokumenter Pelajar. Proses ini tidak memakan banyak waktu karena masing-masing juri tidak menemukan perdebatan besar dalam menentukan film terbaik. Seluruh sesi penjurian berakhir pukul 13.30 dan diteruskan sesi makan siang.

Melihat perkembangan kategori Dokumenter Pelajar dari segi submisi dan kualitas, St. Kartono ikut senang dengan kondisi ini. “Cara berpikir pelajar semakin komprehensif. Mereka sekarang tidak hanya melihat dari satu pintu saja. Kemampuan mengelaborasi pengalaman, berbagai kasus, dan berbagai peristiwa itu semakin tinggi. Ini patut diacungi jempol,” ujar salah satu guru di SMA Kolese De Britto ini.

Sebagai satu-satunya juri Dokumenter Pelajar yang tidak berasal dari Indonesia, Thong Kay-Wee turut senang dengan semangat pelajar Indonesia dalam mengangkat keresahannya di setiap film. “Film-film dalam dokumenter pelajar mengangkat isu-isu yang sebenarnya hidup di sekitar masyarakat indonesia. mengesampingkan kualitas dari fim itu sendiri, film di kompetisi ini memiliki keunikan masing-masing dari isu yang dinarasikan,” tungkasnya.

Pemenang setiap kategori beserta Special Mention akan diumumkan pada Awarding Night dan Closing Festival Film Dokumenter 15 yang akan digelar pada hari ini (10/12) di Societet Militaire, Taman Budaya Yogyakarta pukul 19.00 hingga 21.00. [Anas AH]

Recent Posts
65444b9ecf86123d8963ed1c1d793f49'''