Kompetisi

Tahun ini, Program Kompetisi Festival Film Dokumenter kembali menyajikan film-film unggulan, hasil seleksi dari berbagai negara untuk kategori film Dokumenter Panjang, dan tentu saja keragamaan dari berbagai film dokumenter Indonesia dalam kategori Dokumenter Pendek dan Dokumenter Pelajar. Setiap tahun, film – film yang masuk ke Program Kompetisi kian beragam, baik secara konten maupun bentuk – bentuk yang digunakan dalam karya para peserta. Selain itu, tema – tema yang diangkat sangat bervariasi, mulai dari hal-hal yang sederhana dan dekat dengan keseharian, hingga berbagai permasalahan sosial politik yang aktual.

Kami menerima 43 Film Kategori Dokumenter Panjang Internasional, 85 Film Kategori Dokumenter Pendek, dan 24 Film Kategori Dokumenter Pelajar. FFD selalu mencari film-film yang bisa secara kritis menanggapi hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita, yang diharapkan bisa menjadi bahan refleksi untuk peonton serta menjadi pintu masuk untuk membicarakan isu yang lebih besar. Selain itu dibutuhkan juga kecakapan filmmaker untuk mengemas isu-isu tersebut kedalam bentuk penceritaan, sehingga bisa juga dinikmati penonton sebagai sebuah bentuk karya seni. Pengemasan yang kreatif ini juga menjadi pertimbangan dalam memilih film-film finalis dibawah ini.

JURI KATEGORI PANJANG
FFD 2017 | Sandeep Ray

Sandeep Ray

Sebelum mengajar di SUTD-HASS, Sandeep pernah mengajar di University of Wisconsin (2015-2016), dan seorang Luce Postdoctoral Fellow di Rice University (2016-2017). Filmnya sudah pernah diulas di The American Anthropologist and the Journal for Visual Anthropology dan pernah diputar di beberapa festival, seperti di Busan (BIFF), Taiwan (TIDF), Sydney, Paris (Jean Rouch), Tehran (IIFF), Copenhagen (DOX), dan masuk dalam kurasi the Flaherty Seminar, the Margaret Mead Festival, the Films Division of India, the Asia Research Institute (NUS), dan the Whitney and Getty Museums.

FFD 2017 | Anna Har

Anna Har
Anna Har adalah direktur FreedomFilmFest, sebuah festival film HAM internasional di Malaysia. Ia adalah ketua Freedom Film Network, sebuah organisasi yang mempromosikan dan mendukung pembuatan film-film bertema sosial. Anna belajar visual antropologi dan telah bekerja di bidang HAM selama 20 tahun. Ia masih terus berkarya sebagai sutradara dan produser di Big Pics Production miliknya.

FFD 2017 | Ronny Agustinus

Ronny Agustinus

Ronny Agustinus adalah salah satu pendiri Ruang Rupa. Sejak 2005 hingga sekarang, ia mengelola penerbit Marjin Kiri. Ia pernah menjadi kurator sesi Amerika Latin untuk ARKIPEL Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2014-2016, juri ARKIPEL 2014-2015, juri dokumenter panjang Festival Film Dokumenter 2015 (Yogyakarta), dan juri Psychology Film Festival 2016 (Surabaya).

JURI KATEGORI PENDEK
FFD 2017 | Thomas Barker

Thomas Barker

Thomas Barker adalah Asisten Professor Film dan Televisi di University of Nottingham Kampus Malaysia. Ia pernah menjadi mahasiswa tamu di UCLA, UI, dan The National University of Singapore serta pernah menjadi mahasiswa di UGM, Yogyakarta. Selain itu, ia juga pernah menulis di beberapa media, antara lain untuk Cinema Poetica, The Jakarta Post, Rumah Film, dan Asian Cinema. Akhir-akhir ini ia turut menjadi co-producer dan menarasikan dokumenter delapan bagian yang dibuat untuk BFM Radio Kuala Lumpur, Malaysia.

FFD 2017 | Vivian Idris

Vivian Idris

Pembuat film otodidak yang misinya adalah menggunakan medium audio-visual sebagai alat untuk edukasi, pelestarian budaya, mengakselerasi pergerakan sosial, dan sebagai salah satu cara berkontribusi kembali ke masyarakat. Vivian juga aktif berpartisipasi di festival-festival lokal di Indonesia sebagai juri (Festival Film Indonesia, Anti Corruption Film Festival, XXI Short Film Festival, Festival Film Surabaya, Festival Film Dokumenter, Eagle Academy, UCIFEST 7, Festival Video Edukasi) dan membuat workshop pembuatan film dokumenter.

FFD 2017 | Antariksa

Antariksa

Antariksa adalah peneliti dan anggota pendiri KUNCI Cultural Studies Center, Yogyakarta. Dia kini menjadi peneliti tamu pada Global South(s) du Collège d’études mondiales/Fondation Maison des sciences de l’homme (FMSH), Paris, dan Associate Fellow pada the Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS)-Yusof Ishak Institute, Singapura.

JURI KATEGORI PELAJAR
FFD 2017 | Steve Pillar

Steve Pilar Setiabudi

Pillar lahir di Solo, Indonesia. Ia lulus dari jurusan desain grafis di Yogyakarta tahun 1997. Sejak saat itu, ia aktif berkegiatan dalam beberapa produksi film dokumenter. Saat ini ia tengah bekerja di Artifact Media, di mana ia aktif memproduseri dan menyutradarai film-film dokumenter.

FFD 2017 | Jason Iskandar

Jason Iskandar

Jason Iskandar lahir di Jakarta pada tahun 1991. Ia mulai membuat film pada usia 17 tahun di workshop dan kompetisi film dokumenter Think Act Change, di mana filmnya yang berjudul Sarung Petarung memenangkan tiga penghargaan. Film dokumenternya yang berjudul Indonesia Bukan Negara Islam memenangkan penghargaan film terbaik kategori pelajar pada Festival Film Dokumenter 2009. Saat ini ia sedang mempersiapkan film panjang pertamanya.

FFD 2017 | Irfan R. Darajat

Irfan R. Darajat

Lahir di Purbalingga, 22 Oktober 1988. Ia menamatkan pendidikan S1 Jurusan Politik dan Pemerintahan tahun 2012 dan melanjutkan studi S2 Kajian Budaya dan Media di UGM pada tahun 2013 hingga sekarang. Salah satu anggota kelompok peneliti musik dan masyarakat “Laras”.

FILM FINALIS

All Category
Dokumenter Panjang
Dokumenter Pendek
Dokumenter Pelajar
  • Official Selection | FFD 2017 | Angka Jadi Suara
    Angka Jadi Suara
  • Official Selection | FFD 2017 | Behind The Yellow Door
    Behind The Yellow Door
  • Official Selection | FFD 2017 | Beras Bosok Kanggo Rakyat
    Beras Bosok Kanggo Rakyat
  • Official Selection | FFD 2017 | Beut Ba'da Maghrib
    Beut Ba'da Maghrib
  • Official Selection | FFD 2017 | Bocah Rapai Plok
    Bocah Rapai Plok
  • Official Selection | FFD 2017 | Hening Dalam Riuh
    Hening Dalam Riuh
  • Official Selection | FFD 2017 | Home Again
    Home Again
  • Official Selection | FFD 2017 | I am Hercules
    I Am Hercules
  • Official Selection | FFD 2017 | I've Got The Blues
    I've Got The Blues
  • Official Selection | FFD 2017 | Identitas
    Identitas
  • Official Selection | FFD 2017 | Kabel Gulung Cinema Elektronika
    Kabel Gulung Sinema Elektronika
  • Official Selection | FFD 2017 | Ojek Lusi
    Ojek Lusi
  • Official Selection | FFD 2017 | Plasticoriasis
    Plasticoriasis
  • Official Selection | FFD 2017 | Rob
    Rob
  • Official Selection | FFD 2017 | Terra Firma
    Terra Firma
  • Official Selection | FFD 2017 | Living Legacy of Robert Garaudy
    The Living Legacy Of Roger Garaudy
  • Official Selection | FFD 2017 | The Unseen Words
    The Unseen Words
e417604a2cc5d694823fa552199a2fc4LLLL